Mengaji Kitab Kuning, SMP Terpadu Tarbiyatunnasyiin Tanamkan Akhlak Mulia

Kajian Kitab Washoya Al-Abaa' Lil Abnaa'



SMP Terpadu Tarbiyatunnasyiin terus memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan pengajian kitab kuning yang dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai akhlak, membentuk kepribadian yang santun, serta memperkuat tradisi keilmuan Islam di lingkungan pendidikan yang berada di bawah naungan pondok pesantren.


Pengajian rutin Sabtu pagi diikuti oleh seluruh siswa dan guru dengan mengkaji kitab Washoya yang disampaikan oleh Romo Kiai Abdul Mun'im Sholeh. Melalui pengajian ini, para siswa diajak memahami pentingnya akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bersikap kepada orang tua, guru, teman, maupun masyarakat.


Tidak hanya menyasar peserta didik, pembinaan akhlak juga dilakukan kepada para pendidik. Setiap Sabtu siang pukul 12.00 WIB, para guru dari Yayasan Tarbiyatunnasyiin, yang meliputi MI Tarbiyatunnasyiin I, MI Tarbiyatunnasyiin II, dan SMP Terpadu Tarbiyatunnasyiin, mengikuti pengajian kitab Durusul Akhlak di ndalem Kasepuhan. Kegiatan tersebut juga dipimpin oleh Romo Kiai Abdul Mun'im Sholeh.


Keunggulan kegiatan ini terletak pada pembinaan akhlak yang dilakukan secara berkesinambungan, melibatkan siswa sekaligus guru. Dengan demikian, pendidikan karakter tidak hanya disampaikan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga diperkuat melalui keteladanan dan pembiasaan.


Melalui istiqamah mengaji kitab kuning, sekolah berharap tumbuh budaya belajar yang religius, sikap saling menghormati, serta hubungan yang harmonis antara siswa dan guru. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah.


Reporter: Umi Fadlilah (SMP Terpadu Tarbiyatunnasyiin)

Komentar

Lebih baru Lebih lama