LDKS SMPI Tahfidzul Qur’an di Wonosalam Jadi Evaluasi Pentingnya Keselamatan Siswa

LDKS SMPI Tahfidzul Qur’an



Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMPI Tahfidzul Qur’an di Lembah Giri, Wonosalam, Jombang, pada Sabtu (10/10/2026), menjadi bahan evaluasi bagi panitia dan dewan asatidz terkait pentingnya mengutamakan keselamatan peserta dalam kegiatan luar ruang.


Kegiatan yang bertujuan membentuk karakter, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan siswi tersebut diawali dengan perjalanan dari pondok pada pukul 07.05 WIB. Setibanya di lokasi, peserta mengikuti apel pembukaan dan penyampaian dua materi kepemimpinan sebelum melanjutkan kegiatan jelajah alam.


Berdasarkan evaluasi panitia, jelajah alam semula direncanakan hanya sampai pos 2 dengan mempertimbangkan kondisi jalur dan keamanan peserta. Namun, kegiatan kemudian dilanjutkan hingga pos 4 setelah muncul permintaan dari para siswi dan mendapat persetujuan pembina.


Insiden terjadi saat rombongan turun dari pos 4. Seorang siswi terjatuh dan mengalami luka pada kaki yang memerlukan penanganan medis serta jahitan. Tim segera memberikan pertolongan pertama dan membawa siswi tersebut ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.


Akibat kejadian itu, siswi tersebut tidak dapat melanjutkan kegiatan dan untuk sementara harus beristirahat hingga kondisinya pulih.


Panitia dan dewan asatidz menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan introspeksi, terutama dalam penerapan prosedur keselamatan selama kegiatan luar ruang. Evaluasi menyoroti pentingnya konsistensi terhadap batas jalur yang telah ditentukan serta ketegasan pembina dalam mengambil keputusan demi melindungi peserta.


Panitia juga mengharapkan doa dari para wali santri agar siswi yang mengalami kecelakaan segera pulih dan dapat kembali beraktivitas di pondok.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pendidikan kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan keberanian, kemandirian, dan semangat mengikuti tantangan. Kegiatan juga perlu disertai pengawasan yang memadai, perencanaan risiko, serta kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan.


Dengan evaluasi tersebut, pelaksanaan LDKS berikutnya diharapkan dapat berlangsung lebih aman, terarah, dan terencana tanpa mengurangi tujuan pembentukan karakter serta jiwa kepemimpinan peserta.



Reporter: Syamsul Maarif (SMPI Tahfidzul Qur'an)

Komentar

Lebih baru Lebih lama